Stikom Bandung Wisuda 76 Lulusan, Tekankan Etika dan Literasi Digital

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Stikom Bandung Dr Dedy Jamaludin Malik, M.Si menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik pada Wisuda Gelombang X di Hotel Papandayan, Sabtu (14/2/2026)

Ketua Stikom Bandung Dr Dedy Jamaludin Malik, M.Si menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik pada Wisuda Gelombang X di Hotel Papandayan, Sabtu (14/2/2026)

Suasana khidmat menyelimuti Hotel Papandayan, Bandung, ketika Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung menggelar Wisuda Gelombang X pada Sabtu, 14 Februari 2026. Dalam prosesi tersebut, sebanyak 76 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan, menandai berakhirnya satu fase studi sekaligus dimulainya peran baru di ruang profesional.

Acara dipimpin langsung Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Jamaludin Malik, M.Si, dengan kehadiran pimpinan kampus, civitas akademika, serta keluarga wisudawan. Momentum wisuda terasa lebih dari seremoni, karena pesan utama yang disampaikan berulang: gelar bukan garis finish, melainkan tiket masuk ke tantangan yang lebih nyata.

Dalam sambutannya, Dedy menekankan bahwa ilmu komunikasi tak cukup berhenti di teori. Lulusan, menurutnya, harus membawa etika dan integritas sebagai “bekal wajib” yang berjalan seiring keterampilan. Ia menegaskan, lulusan Stikom Bandung dituntut adaptif dan berdaya saing di tengah perubahan industri komunikasi yang cepat.

Pernyataan itu juga terkait dengan perubahan lanskap kerja akibat teknologi. Dedy menyoroti bagaimana dunia media, komunikasi, dan industri kreatif mengalami pergeseran besar karena digitalisasi. Karena itu, lulusan harus menguasai keterampilan praktis, memahami dinamika platform, dan punya pola pikir inovatif agar tidak tertinggal.

Stikom Bandung, lanjutnya, berupaya menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi informasi. Dari perspektif kampus, wisuda Gelombang X menjadi bagian dari komitmen untuk melahirkan lulusan profesional yang tetap berkarakter, bukan hanya terampil secara teknis.

Dari sisi yayasan, apresiasi disampaikan oleh Anggota Yayasan Nurani Bangsa, Engkus Kuswarno. Ia menyebut Stikom Bandung memiliki sejarah panjang sebagai institusi pendidikan komunikasi, dan menggarisbawahi bahwa keberlangsungan wisuda ini juga menjadi tanda kampus mampu melewati berbagai tantangan kelembagaan.

“Alhamdulillah, atas doa seluruh civitas akademika dan mahasiswa, Stikom Bandung berhasil melewati masa sulit. Wisuda Gelombang X ini akhirnya dapat terlaksana,” menjadi salah satu inti pesannya, yang menegaskan bahwa capaian institusi sering lahir dari kerja kolektif yang tidak terlihat di permukaan.

Puncak intelektual acara juga diisi orasi ilmiah dari Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Ia mengangkat tema komunikasi politik antara pemerintah dan rakyat di era digital, dengan catatan bahwa aspirasi publik kini banyak bergerak melalui media sosial, bukan lagi terbatas di kampus atau ruang diskusi konvensional.

Namun ia mengingatkan, ruang publik digital memiliki risiko: algoritma sering mengutamakan viralitas ketimbang substansi. Jika komunikasi tidak dibangun dengan baik—baik dari sisi pemerintah maupun masyarakat—ketegangan bisa meningkat dan ruang demokrasi berpotensi terdistorsi. Ia bahkan menyinggung bahwa komunikasi yang buruk dapat membuka jalan pada kecenderungan otoritarianisme.

Rangkaian wisuda ditutup dengan doa bersama dan sesi foto keluarga. Di balik toga dan momen perayaan, pesan yang dibawa pulang para lulusan terasa jelas: memasuki era digital, kemampuan komunikasi harus dibarengi kedewasaan etika, kecakapan literasi, dan keberanian untuk terus belajar di luar ruang kelas.

Berita Terkait

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026
Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi
Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat
Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global
Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah
Kecelakaan Kendaraan Pribadi di Jalur Antar Kota Meningkat Pengendara Wajib Waspada
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai Berlaku di Tengah Fluktuasi Pangan
Hari Malaria Sedunia 25 April Kembali Soroti Tantangan Kesehatan Global Terbaru

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 25 April 2026 - 19:18 WIB

Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB