Sejumlah pengguna Android Auto mendadak dibuat waswas setelah pembaruan terbaru memunculkan gangguan pada tampilan navigasi. Masalah yang paling sering dikeluhkan bukan pada layar utama head unit, melainkan pada tampilan instruksi yang biasanya muncul di Head-Up Display (HUD) dan panel instrumen di belakang setir.
Keluhan yang beredar menyebutkan petunjuk belok seperti arah panah, jarak, dan instruksi lajur tiba-tiba “menghilang” atau terlihat seperti membeku. Pengemudi masih bisa melihat peta dan rute di layar infotainment, tetapi informasi ringkas di HUD yang membantu fokus berkendara tidak lagi tampil sebagaimana mestinya.
Aplikasi yang paling banyak disebut terdampak adalah Google Maps. Dalam beberapa laporan, Waze ikut mengalami gejala serupa, walau tidak selalu—ada pengguna yang menyatakan Waze masih normal, sementara Google Maps yang bermasalah. Perbedaan pengalaman ini membuat penyebabnya sulit dipastikan, apakah bersumber dari Android Auto, dari aplikasi navigasinya, atau kombinasi keduanya.
Yang juga menarik, pada sebagian kendaraan gangguan tidak berhenti di HUD. Indikator belokan di cluster meter digital—yang biasanya menampilkan instruksi singkat saat mendekati persimpangan—ikut tidak muncul. Akibatnya, pengemudi harus lebih sering melirik layar tengah untuk memastikan arah, yang jelas mengurangi kenyamanan saat berkendara harian.
Masalah ini tidak terlihat mengunci pada satu merek mobil saja. Ada laporan awal dari pemilik mobil dengan HUD seperti BMW, lalu menyusul klaim serupa dari pengguna model lain yang juga memakai HUD, termasuk beberapa unit Audi. Variasi ini menguatkan dugaan bahwa bug terjadi pada lapisan integrasi Android Auto dengan sistem tampilan kendaraan, bukan pada satu pabrikan tertentu.
Berbagai langkah umum seperti menghapus cache, membersihkan data aplikasi, hingga memasang ulang Android Auto dilaporkan belum menjadi solusi yang konsisten. Bahkan menurunkan versi Android Auto ke versi yang lebih lama pun tidak selalu mengembalikan tampilan instruksi di HUD dan panel instrumen.
Di sisi lain, ada pengguna yang menemukan “jalan memutar” sementara. Beberapa mengaku tampilan HUD kembali berfungsi setelah menurunkan versi Google Maps ke rilis sebelum versi 26, misalnya versi 25. Solusi ini pun tidak menjamin permanen, karena pada kasus tertentu gejala bisa muncul lagi setelah pembaruan otomatis terjadi.
Dari komunitas pengguna, ada konfirmasi bahwa tim pengembang telah mengetahui bug tersebut dan sedang menyiapkan perbaikan. Namun, hingga laporan-laporan ini beredar, jadwal rilis patch resmi belum dipublikasikan sehingga pengguna masih mengandalkan cara-cara sementara.
Jika Anda bergantung pada HUD dan cluster meter untuk navigasi, langkah paling aman sementara adalah mematikan pembaruan otomatis untuk aplikasi peta, lalu menguji satu per satu kombinasi versi yang paling stabil di kendaraan Anda. Pada saat yang sama, siapkan alternatif seperti aplikasi navigasi lain yang pada sebagian pengguna masih tampil normal di HUD, sambil menunggu perbaikan resmi dirilis.






