Mengapa Pakar Tak Sarankan Lepas Aki Mobil Listrik Saat Mudik?

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lepas Aki Mobil Listrik Saat Mudik

Lepas Aki Mobil Listrik Saat Mudik

Persiapan mudik lebaran biasanya identik dengan mengecek kondisi kendaraan. Namun, bagi pemilik kendaraan listrik (Electric Vehicle), ada satu kebiasaan lama mobil konvensional yang harus dihindari. Pakar otomotif secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak sarankan lepas aki mobil listrik saat mudik atau ketika kendaraan ditinggal dalam waktu lama.

Meskipun terlihat sepele, tindakan mencabut kabel aki pada mobil listrik memiliki konsekuensi yang berbeda dibanding mobil bensin. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai alasan teknis dan cara merawat EV yang benar saat ditinggal di garasi.

Risiko Melepas Aki 12V pada Kendaraan Listrik

Banyak pemilik EV pemula mengira bahwa mencabut aki 12V akan menghemat daya. Padahal, mobil listrik modern sangat bergantung pada arus listrik kecil untuk menjalankan sistem keamanan.

1. Memutus Sistem Manajemen Baterai (BMS)

Mobil listrik memiliki komponen bernama Battery Management System (BMS). Sistem ini berfungsi memantau suhu dan kesehatan sel baterai utama. Jika Anda memilih untuk lepas aki mobil listrik saat mudik, maka BMS tidak dapat bekerja. Hal ini justru berisiko membuat kesehatan baterai utama menurun karena tidak ada sistem yang melakukan monitoring secara aktif.

2. Kehilangan Data dan Pengaturan Kendaraan

Sama seperti komputer, EV menyimpan banyak data konfigurasi di dalam memorinya. Melepas arus listrik secara total dapat menyebabkan sistem mengalami reset. Akibatnya, Anda mungkin harus melakukan kalibrasi ulang pada sistem navigasi, pengaturan kursi, hingga fitur hiburan saat kembali dari kampung halaman.

Mengapa Mobil Listrik Berbeda dengan Mobil Konvensional?

Pada mobil bensin, melepas aki dilakukan untuk mencegah pengosongan daya akibat parasitic draw. Namun, teknologi pada mobil listrik sudah jauh lebih cerdas.

Fitur Mobil Konvensional Mobil Listrik (EV)
Fungsi Aki 12V Menghidupkan mesin (starter) Mengaktifkan sistem komputer & relay
Sistem Pengisian Mengandalkan Alternator Mengandalkan baterai traksi (HV)
Efek Cabut Aki Aman & mencegah tekor Berisiko merusak sistem BMS

Selain itu, sebagian besar EV memiliki fitur automatic charging untuk aki 12V. Mobil akan secara otomatis mengambil sedikit daya dari baterai besar untuk mengisi aki kecil jika tegangannya mulai turun. Fitur canggih ini tidak akan berfungsi jika Anda bersikeras melakukan lepas aki mobil listrik saat mudik.

Tips Meninggalkan Mobil Listrik di Rumah dengan Aman

Alih-alih mencabut aki, ada beberapa langkah yang jauh lebih disarankan oleh para ahli otomotif.

  1. Pertahankan Daya Baterai di Angka Ideal

    Jangan meninggalkan mobil dengan baterai 100% atau di bawah 20%. Para ahli menyarankan angka di kisaran 50% hingga 80%. Posisi ini adalah titik paling stabil bagi kimia baterai lithium-ion untuk disimpan dalam waktu lama.

  2. Gunakan Mode Standby atau Deep Sleep

    Beberapa merek mobil listrik memiliki mode hemat energi khusus. Aktifkan fitur ini melalui layar head unit agar konsumsi listrik untuk sistem GPS dan aplikasi jarak jauh menjadi minimal.

  3. Pastikan Parkir di Tempat Teduh

    Suhu ekstrim dapat memengaruhi performa baterai. Pastikan garasi Anda memiliki sirkulasi udara yang baik agar suhu baterai tetap terjaga dalam batas normal.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat memahami bahwa sistem kelistrikan EV jauh lebih kompleks. Oleh karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya mematuhi saran pakar untuk tidak lepas aki mobil listrik saat mudik. Cukup pastikan persentase baterai berada di level yang cukup dan sistem keamanan tetap aktif.

Dengan perawatan yang benar, mobil listrik Anda akan langsung siap digunakan saat Anda kembali tanpa perlu khawatir mengalami kerusakan sistem atau kendala teknis lainnya.

Berita Terkait

Mick Doohan Ragu Marc Marquez Juarai MotoGP 2026 Akibat Performa Ducati
Penjualan Mobil Februari 2026 Melejit, Tapi Astra Mulai Kehilangan Dominasi?
Mobil Listrik Jepang di Bawah Rp500 Juta, Pilihan Terbaik dan Terjangkau
Mobil Made in Indonesia yang Laris Manis di Luar Negeri
Mobil Komersial Wuling, Solusi Bisnis Tangguh dalam Varian ICE dan EV
Harga Kijang Krista Bekas 2026, MPV Legendaris Favorit Keluarga!
Yamaha Melempem di Tes Pra-Musim MotoGP 2026, Sinyal Bahaya Jelang Seri Pembuka
Malaysia Perketat Aturan Kendaraan Impor, Pemerintah Tegaskan Tak Mau Jadi “Tempat Pembuangan” Mobil Murah

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:09 WIB

Mick Doohan Ragu Marc Marquez Juarai MotoGP 2026 Akibat Performa Ducati

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:45 WIB

Penjualan Mobil Februari 2026 Melejit, Tapi Astra Mulai Kehilangan Dominasi?

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik Jepang di Bawah Rp500 Juta, Pilihan Terbaik dan Terjangkau

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:09 WIB

Mobil Made in Indonesia yang Laris Manis di Luar Negeri

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:54 WIB

Mobil Komersial Wuling, Solusi Bisnis Tangguh dalam Varian ICE dan EV

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB