Situs pelanggan BMW di Amerika Serikat sempat bikin geger: daftar model tahun 2027 tiba-tiba muncul lebih cepat dari jadwal, lalu cepat pula “menghilang”. Meski halaman tersebut sudah diturunkan, jejak informasinya telanjur tersebar dan memunculkan banyak spekulasi tentang arah produk BMW mulai akhir 2026.
Menurut laporan yang beredar, ada delapan model/varian 2027 yang sempat tercantum. BMW sendiri tidak memberi penjelasan resmi soal “kebocoran” itu. Namun banyak yang membaca ini sebagai sinyal bahwa pabrikan Jerman sedang menata ulang portofolio—terutama karena BMW disebut akan menghentikan produksi Z4 dan 8-Series pada tahun ini.
Bagian paling menarik tentu datang dari BMW M2. Model yang selama ini digemari karena rasa mengemudi penggerak roda belakang (RWD) dikabarkan berpeluang mendapatkan opsi xDrive (AWD) untuk tahun 2027. Jika benar, ini akan menjadi perubahan besar: M2 tidak lagi sekadar “mainan RWD”, tetapi punya pilihan traksi ekstra untuk pengguna yang sering menghadapi jalan basah atau butuh stabilitas lebih.
Rumor tambah pedas: M2 xDrive disebut bisa lebih menonjolkan transmisi otomatis yang disetel ala M, bukan manual yang selama ini jadi daya tarik bagi purist. Ada perkiraan harga bisa naik sekitar 5.000 dolar AS dibanding versi awal, sejalan dengan penambahan sistem AWD dan penyesuaian paket performa.
Di keluarga sedan, perubahan penamaan juga ikut muncul. Varian performa 3-Series M340i xDrive disebut akan berganti nama menjadi M350i xDrive ketika generasi sasis G20 berakhir dan generasi baru G50 mengambil alih. Pergeseran nama seperti ini biasanya bukan sekadar kosmetik, melainkan cara BMW merapikan hierarki produk di mata konsumen.
Mobil listrik tampaknya makin tegas ditaruh dalam peta 2027. Bocoran menyebut sedan i3 generasi baru terdaftar dengan dua konfigurasi: 40 xDrive dan 50 xDrive. Sementara SUV iX3 muncul dengan pilihan 40 sDrive (RWD), 40 xDrive, dan 50 xDrive—nama yang mengindikasikan pembeda performa sekaligus tipe penggerak.
Daftar yang sama juga memunculkan nama-nama besar lain: iX4 dengan opsi 40 xDrive dan 50 xDrive, X5 yang disebut punya tambahan 40 sDrive, serta iX5 yang masuk dengan varian 60 xDrive. Polanya terlihat jelas: BMW ingin memberi pilihan lebih banyak, tapi tetap mudah dipahami lewat angka dan label sDrive/xDrive.
Untuk seri flagship, sedan Seri 7 ikut terseret dalam daftar tersebut. Munculnya 740i xDrive sebagai model 2027 menunjukkan BMW masih mempertahankan formula “luxury + traksi” untuk pasar yang mengutamakan kenyamanan tanpa kehilangan kemampuan menghadapi kondisi jalan sulit.
Meski semua ini masih bertumpu pada kebocoran yang sudah ditarik kembali, arah besarnya cukup masuk akal. BMW tampaknya menyiapkan 2026 sebagai tahun transisi: performa tetap dijaga, elektrifikasi diperluas, dan struktur varian dibikin lebih rapi agar pembeli mudah menentukan pilihan.
Dan kalau M2 xDrive benar-benar terjadi, para penggemar M2 kemungkinan akan terbagi dua: yang senang karena traksi lebih aman, dan yang protes karena “rasa RWD” dianggap bagian dari jiwa M2. BMW boleh saja menyebut ini evolusi—netizen pasti menyebutnya “drama otomotif tahunan”.






