Bansos Tahap Dua Rp136 Miliar Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatera

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bansos Tahap Dua Rp136 Miliar Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatera

Bansos Tahap Dua Rp136 Miliar Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatera

Pemerintah menyalurkan bantuan sosial tahap II senilai Rp136,9 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur pada Senin, 16 Maret 2026, oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera. Total nilai yang diserahkan mencapai Rp136.902.100.000, terdiri dari Bantuan Isian Hunian senilai Rp31,47 miliar, Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi Rp52,45 miliar, serta Jaminan Hidup sebesar Rp52,982 miliar. Seluruh penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Tito Karnavian menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya diarahkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak, tetapi juga untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana. Menurutnya, sejumlah daerah, termasuk Aceh, belum sepenuhnya pulih dari sisi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, penanganan pascabencana tidak cukup hanya lewat perbaikan fisik, melainkan juga perlu dukungan sosial ekonomi yang langsung dirasakan warga.

Ia menyebut pemerintah telah menjalankan berbagai langkah pemulihan, termasuk memberikan bantuan bagi rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Selain bansos, pemerintah juga menambah dana Transfer ke Daerah ke seluruh daerah terdampak di tiga provinsi tersebut dengan total mencapai Rp10,6 triliun. Angkanya besar, dan itu menunjukkan pemulihan pascabencana memang bukan urusan tambal sulam sehari dua hari.

Tito menegaskan pemerintah akan terus melanjutkan berbagai upaya pemulihan di semua bidang. Ia menilai proses rehabilitasi harus berjalan beriringan dengan program lain yang dapat membantu masyarakat kembali bangkit, baik dari sisi hunian, penghidupan, maupun aktivitas ekonomi sehari-hari. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan tidak berhenti sebagai respons sesaat, tetapi menjadi bagian dari pemulihan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya. Ia menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan berdasarkan data yang dilaporkan pemerintah daerah dan akan terus diperbarui secara bertahap. Menurutnya, data penerima bersifat dinamis dan akan bertambah seiring proses verifikasi yang terus berjalan. Prinsipnya, semakin cepat data valid masuk, semakin cepat bantuan bisa menjangkau warga yang membutuhkan.

Acara penyerahan bantuan juga dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Timur, serta pejabat terkait lainnya. Perwakilan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat turut mengikuti kegiatan tersebut secara daring, menandakan bahwa koordinasi antardaerah tetap berjalan dalam skema penanganan terpadu.

Penyaluran bansos tahap II ini menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat ingin menjaga momentum pemulihan di wilayah terdampak bencana. Di tengah kebutuhan warga yang terus bergerak, bantuan seperti BIH, BSSE, dan Jadup diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk perlahan kembali menata kehidupan mereka. Pascabencana memang tidak selesai dalam semalam, tetapi bantuan yang tepat sasaran bisa menjadi pijakan awal yang penting.

Berita Terkait

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026
Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi
Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat
Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global
Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah
Kecelakaan Kendaraan Pribadi di Jalur Antar Kota Meningkat Pengendara Wajib Waspada
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai Berlaku di Tengah Fluktuasi Pangan
Hari Malaria Sedunia 25 April Kembali Soroti Tantangan Kesehatan Global Terbaru

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 25 April 2026 - 19:18 WIB

Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB