Tesla Diperkirakan Kirim 368 Ribu Mobil pada Kuartal Pertama 2026

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 3 April 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesla Model Y

Tesla Model Y

Tesla diperkirakan masih membukukan pertumbuhan pengiriman kendaraan pada kuartal pertama 2026, meski laju bisnisnya belum sepenuhnya bebas dari tekanan. Berdasarkan estimasi sejumlah analis, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu diproyeksikan mengirim sekitar 368.900 unit kendaraan sepanjang Januari hingga Maret. Angka ini menunjukkan kenaikan tahunan sekitar 9,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Perkiraan tersebut muncul di tengah kondisi pasar yang sebenarnya belum ideal bagi Tesla. Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan harus menghadapi kompetisi yang semakin ketat di pasar utama seperti Eropa dan China. Selain itu, sentimen terhadap perusahaan juga sempat terganggu oleh kontroversi seputar pandangan politik CEO Elon Musk yang dinilai berdampak pada persepsi publik dan minat beli di beberapa wilayah.

Dari sisi kuartalan, estimasi 368.900 unit itu justru berarti penurunan sekitar 11,8 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Dengan kata lain, Tesla masih mengalami fluktuasi yang cukup terasa antarperiode. Namun, secara tahunan, kinerja ini tetap dipandang sebagai pemulihan dari tekanan pada awal tahun lalu, ketika penjualan perusahaan disebut ikut terseret oleh reaksi negatif terhadap Musk.

Perkiraan yang beredar juga menunjukkan kisaran angka yang relatif berdekatan. Visible Alpha mencatat proyeksi analis sekitar 368.900 kendaraan, sementara rata-rata 23 estimasi internal lain menempatkan pengiriman di angka sekitar 365.645 unit. Selisih ini memang tidak terlalu besar, tetapi cukup menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu angka resmi Tesla dengan perhatian tinggi.

Meski ada sinyal pemulihan, tantangan Tesla belum benar-benar hilang. Di Amerika Serikat, berakhirnya insentif pajak federal sebesar 7.500 dolar AS untuk kendaraan listrik pada September 2025 disebut turut melemahkan daya beli. Ketika dukungan fiskal berkurang, konsumen menjadi lebih sensitif terhadap harga, sementara Tesla juga harus berhadapan dengan gelombang produk baru dari pesaing yang makin agresif.

Namun, di beberapa pasar Eropa mulai muncul tanda yang lebih positif. Pendaftaran mobil Tesla di Prancis dilaporkan melonjak tajam pada Maret 2026, bahkan disebut hampir mendekati level rekor dua tahun terakhir. Negara-negara Nordik juga mencatat pertumbuhan lebih dari dua kali lipat dalam jumlah pendaftaran, memberi sinyal bahwa Tesla belum kehilangan daya tariknya secara menyeluruh di kawasan tersebut.

Di luar bisnis kendaraan listrik, Tesla juga terus berusaha membangun sumber pertumbuhan baru. Perusahaan kini semakin sering dikaitkan dengan ekspansi ke sektor tenaga surya, robot humanoid, dan layanan robotaxi. Strategi ini menunjukkan bahwa Tesla tampaknya ingin mengurangi ketergantungan pada penjualan mobil semata, terutama saat pasar EV mulai bergerak lebih kompetitif dan pertumbuhannya tidak semulus beberapa tahun lalu.

Secara keseluruhan, proyeksi kuartal pertama 2026 menempatkan Tesla dalam posisi yang menarik. Perusahaan masih bisa tumbuh secara tahunan, tetapi tetap dibayangi tantangan besar dari kompetisi, perubahan kebijakan, dan sentimen pasar. Jadi, kalau angka resminya nanti benar mendekati 368 ribu unit, Tesla bisa bernapas agak lega. Meski begitu, napasnya tetap belum bisa dibilang santai.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit
BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter
Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga
Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Raksasa Otomotif BYD China Kini Resmi Salip Produsen Global Penjualan Mobil Listrik
Dominasi Mobil Listrik dan Ratusan Debut Global di Beijing Auto Show 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB