Beijing Marathon Pakai 5G-A untuk Robot, Streaming 8K, dan Kendali Real-Time

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beijing Marathon Pakai 5G-A untuk Robot, Streaming 8K, dan Kendali Real-Time

Beijing Marathon Pakai 5G-A untuk Robot, Streaming 8K, dan Kendali Real-Time

Setengah maraton E-Town di Beijing tahun ini berubah menjadi lebih dari sekadar ajang lari. Acara tersebut juga menjadi panggung demonstrasi teknologi, terutama berkat pemanfaatan jaringan 5G-A untuk menghubungkan robot humanoid, mendukung siaran 4K hingga 8K, dan mengatur kendali real-time selama perlombaan berlangsung.

Di distrik Daxing, manusia dan robot memulai lomba di jalur yang sama. Pemandangan ini menghadirkan suasana baru, di mana kompetisi olahraga bertemu langsung dengan kecerdasan buatan dan sistem konektivitas generasi terbaru. Penyelenggara memanfaatkan dukungan dari China Unicom dan Huawei untuk membangun pengalaman yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kompleks secara teknis.

Salah satu tantangan terbesar dalam acara semacam ini adalah memastikan koneksi tetap stabil untuk berbagai perangkat dan kebutuhan yang berjalan bersamaan. Robot humanoid yang ikut di arena membutuhkan aliran data konstan agar bisa bernavigasi, mengirim video, membaca lingkungan sekitar, dan menerima penyesuaian gerak. Untuk itu, masing-masing robot mendapat bandwidth uplink sekitar 10 Mbps.

Dua kelompok robot digunakan dalam ajang ini. Sebagian beroperasi secara otonom, sementara lainnya dikendalikan dari jarak jauh. Agar pergerakan mereka tetap aman, penyelenggara menerapkan pemisahan jaringan melalui slicing atau irisan jaringan khusus. Dengan pendekatan ini, latensi rata-rata bisa dijaga di bawah 30 milidetik, angka yang penting untuk menghindari gangguan saat robot harus melewati tikungan dan rintangan sempit.

Tantangan berikutnya datang dari kebutuhan publik dan media. Dengan kerumunan besar di sepanjang lintasan serta tingginya permintaan siaran langsung, infrastruktur jaringan harus sanggup menangani lalu lintas data yang padat. Teknologi 5G-A yang dipakai mampu menghadirkan uplink stabil di atas 20 Mbps pada lebih dari 99 persen kasus, bahkan dengan puncak mencapai 677 Mbps.

Kapasitas ini memungkinkan siaran langsung berkualitas tinggi berjalan tanpa gangguan berarti. Selain itu, interaktivitas digital dengan penonton juga meningkat, karena publik dapat berbagi gambar, video, dan pengalaman dari lokasi acara secara instan. Dalam situasi seperti ini, jaringan bukan cuma jadi pelengkap, tapi sudah seperti wasit tak terlihat yang memastikan semuanya tetap berjalan rapi.

Pihak China Unicom melihat ajang ini sebagai bukti kesiapan mereka mendukung event robotika skala besar di masa depan. Huawei juga menyebut eksperimen tersebut sebagai langkah menuju era perusahaan dan ekosistem yang didorong oleh kecerdasan yang diwujudkan secara nyata. Dengan kata lain, ajang olahraga kini mulai diperlakukan seperti laboratorium hidup untuk menguji masa depan teknologi terhubung.

Keberhasilan setengah maraton Beijing ini memberi gambaran tentang arah baru dunia olahraga dan event publik. Ke depan, lomba lari mungkin bukan hanya soal siapa yang paling cepat, tetapi juga seberapa canggih jaringan, sensor, AI, dan sistem kendalinya. Jika tren ini terus berkembang, olahraga akan makin erat dengan transformasi digital, dan tiap acara besar berpotensi menjadi panggung uji coba teknologi masa depan.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Platform X Gencarkan Integrasi AI dan Inovasi Monetisasi Konten Bagi Kreator
SpaceX Terus Pacu Uji Coba Starship demi Ambisi Eksplorasi Antariksa Masa Depan
Terobosan AI Multimodal Generasi Baru Integrasikan Teks Gambar Video dan Suara
Teknologi AI Terbaru Kini Makin Real-Time dan Mampu Bertindak Secara Otomatis
NVIDIA Dominasi Pasar GPU AI Saat TSMC Genjot Produksi Chip 2nm
Meta Kembangkan Teknologi AI Generatif Konten Otomatis dan Avatar Digital Canggih

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Jumat, 24 April 2026 - 02:07 WIB

Platform X Gencarkan Integrasi AI dan Inovasi Monetisasi Konten Bagi Kreator

Jumat, 24 April 2026 - 02:07 WIB

SpaceX Terus Pacu Uji Coba Starship demi Ambisi Eksplorasi Antariksa Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 01:56 WIB

Terobosan AI Multimodal Generasi Baru Integrasikan Teks Gambar Video dan Suara

Jumat, 24 April 2026 - 01:55 WIB

Teknologi AI Terbaru Kini Makin Real-Time dan Mampu Bertindak Secara Otomatis

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB