BMW i4 Akan Pensiun Saat BMW i3 Baru Mulai Ambil Peran

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMW i3

BMW i3

BMW bersiap mengakhiri perjalanan sedan listrik BMW i4 pada tahun depan. Keputusan ini muncul seiring hadirnya BMW i3 generasi baru yang akan mengambil porsi lebih besar dalam portofolio kendaraan listrik perusahaan. Dengan demikian, i4 yang selama ini dikenal sebagai versi listrik murni dari Seri 3 akan perlahan menyingkir dari panggung utama.

BMW i4 pertama kali diperkenalkan pada 2021 sebagai salah satu model EV komersial awal pabrikan Jerman itu, berdampingan dengan SUV listrik iX. Kehadiran i4 saat itu cukup penting karena menjadi simbol keseriusan BMW dalam memasuki era kendaraan listrik modern, terutama di segmen sedan premium yang sangat kompetitif.

Di beberapa pasar, termasuk Vietnam, i4 sempat dipasarkan sejak Agustus 2023 melalui varian i4 eDrive40. Meski penjualannya tidak bisa disebut meledak, model ini tetap punya peran strategis sebagai jembatan transisi BMW menuju lini EV yang lebih matang. Namun seiring waktu, posisi i4 mulai dianggap tumpang tindih dengan arah produk baru yang lebih mutakhir.

Model yang disebut akan mengambil estafet tersebut adalah BMW i3 generasi baru. Mobil ini baru saja diperkenalkan di Munich dan akan diproduksi di pabrik utama BMW, fasilitas yang sama dengan tempat perakitan i4. Kehadiran i3 baru membawa basis teknologi Neue Klasse, yaitu platform generasi anyar yang dirancang khusus untuk mengangkat efisiensi, fitur, dan performa kendaraan listrik BMW ke level berikutnya.

Kepala produk BMW, Jochen Goller, menyebut penghentian i4 memang sudah masuk dalam rencana sejak awal. Menurutnya, siklus pergantian model adalah hal normal dalam industri otomotif. Dalam dua dekade terakhir, kata dia, model baru selalu lahir untuk menggantikan model lama yang perannya mulai berkurang. Jadi, “kematian” i4 bukan drama dadakan, melainkan bagian dari naskah yang memang sudah disiapkan.

BMW melihat i3 baru sebagai pengganti peran sedan listrik utama yang lebih relevan untuk fase berikutnya. Platform Neue Klasse memungkinkan peningkatan teknologi yang signifikan dibandingkan arsitektur sebelumnya, termasuk dalam aspek perangkat lunak, efisiensi tenaga, dan integrasi sistem kendaraan. Artinya, i3 baru hadir bukan hanya sebagai model segar, tetapi juga sebagai simbol generasi EV BMW yang lebih serius.

Meski i4 akan dihentikan, BMW menegaskan bahwa lini 4 Series tetap punya masa depan. Joachim Post menjelaskan bahwa Seri 4 masih dianggap penting dan akan menjadi bagian dari keluarga produk Neue Klasse. Bahkan, perusahaan membuka kemungkinan hadirnya versi listrik murni dari 4 Series di masa mendatang, meski bukan sebagai penerus langsung i4 yang sekarang.

Strategi jangka panjang BMW sendiri adalah menjaga kesinambungan desain lintas sumber tenaga. Perusahaan ingin setiap lini model bisa hadir dengan berbagai opsi, mulai dari mesin pembakaran internal hingga tenaga listrik murni. Dengan pendekatan ini, BMW bisa tetap melayani pasar yang masih beragam tanpa memutus karakter desain antarproduk.

Jadi, penghentian i4 bukan berarti BMW mundur dari sedan listrik, melainkan sedang merapikan peta produknya. i3 baru akan memimpin fase berikutnya, sementara kemungkinan 4 Series listrik generasi baru tetap terbuka. Bagi BMW, pergantian ini tampaknya bukan soal siapa yang kalah, tetapi soal siapa yang lebih pas untuk babak selanjutnya di era EV.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit
BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter
Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga
Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Raksasa Otomotif BYD China Kini Resmi Salip Produsen Global Penjualan Mobil Listrik
Dominasi Mobil Listrik dan Ratusan Debut Global di Beijing Auto Show 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB