Dua senator Amerika Serikat mengusulkan penyelidikan terhadap perusahaan kedirgantaraan SpaceX terkait kekhawatiran adanya investasi yang berhubungan dengan China dan potensi dampaknya terhadap keamanan nasional.
Elizabeth Warren dan Andy Kim pada 5 Februari mengirim surat kepada Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Dalam surat tersebut mereka menyoroti kemungkinan adanya aliran modal dari China yang dapat menimbulkan ancaman terhadap sektor militer, intelijen, serta infrastruktur sipil Amerika Serikat.
Kedua senator mengutip laporan media serta kesaksian di pengadilan yang menyebut investor terkait China menyalurkan dana melalui entitas hukum di Kepulauan Cayman dan Kepulauan Virgin Inggris guna menyamarkan kepemilikan saham di SpaceX.
Mereka menegaskan SpaceX memiliki peran penting dalam sistem keamanan nasional Amerika Serikat karena terlibat dalam peluncuran satelit militer dan intelijen serta pengoperasian jaringan internet satelit Starlink yang digunakan Pentagon dan militer Ukraina.
Para senator menilai keterlibatan investor asing dapat memicu regulasi terkait Foreign Ownership, Control, or Influence (FOCI) karena berpotensi membuka akses terhadap teknologi sensitif.
Surat tersebut meminta Pentagon menjelaskan apakah terdapat kepemilikan investor China di SpaceX, apakah perusahaan tersebut berada di bawah pengawasan FOCI, serta apakah investasi asing tersebut perlu ditinjau oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat.
Pentagon diminta memberikan tanggapan sebelum 20 Februari. Hingga kini SpaceX maupun Departemen Pertahanan belum memberikan komentar resmi.
Isu ini disebut semakin relevan setelah SpaceX dikabarkan mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan xAI yang juga didirikan Elon Musk. Musk menyebut integrasi teknologi AI, roket, internet berbasis satelit, komunikasi langsung seluler, serta platform informasi real time sebagai langkah ambisius.






