Geely Serahkan 5.000 Unit EX2 di Indonesia dan Thailand: Era Baru EV

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geely Serahkan 5.000 Unit EX2

Geely Serahkan 5.000 Unit EX2

Pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara baru saja mencatatkan sejarah baru. Secara resmi, Geely serahkan 5.000 unit EX2 untuk konsumen di Indonesia dan Thailand secara serentak. Langkah besar ini membuktikan komitmen pabrikan asal Tiongkok tersebut untuk memimpin transisi energi hijau di kawasan ASEAN.

Penyerahan unit ini bukan sekadar seremoni biasa. Selain memenuhi permintaan yang membludak, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Geely. Perusahaan ingin memastikan bahwa infrastruktur dan ketersediaan unit tetap terjaga bagi para pengguna setia.

Ekspansi Masif Geely di Pasar Asia Tenggara

Geely melihat potensi yang sangat besar pada pasar otomotif Indonesia dan Thailand. Kedua negara ini memang menjadi tulang punggung penjualan otomotif di kawasan ini. Oleh karena itu, momen saat Geely serahkan 5.000 unit EX2 menjadi sinyal kuat bagi kompetitor lainnya.

Selain itu, Geely juga berencana untuk terus menambah titik layanan purna jual. Hal ini bertujuan agar konsumen merasa aman setelah membeli kendaraan listrik pertama mereka. Keberhasilan pengiriman ini juga didukung oleh jalur logistik yang semakin efisien di antara kedua negara tersebut.

Spesifikasi Unggulan Geely EX2

Mengapa banyak orang sangat menantikan mobil ini? Geely EX2 menawarkan kombinasi antara teknologi canggih dan harga yang kompetitif. Berikut adalah beberapa fitur utama yang membuatnya unggul:

  • Jarak Tempuh: Mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam satu pengisian penuh.

  • Teknologi Baterai: Menggunakan sistem manajemen suhu cerdas untuk efisiensi tinggi.

  • Desain Modern: Tampilan eksterior yang aerodinamis dan interior minimalis yang mewah.

  • Keamanan: Dilengkapi dengan fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) terbaru.

Dengan spesifikasi tersebut, tidak mengherankan jika angka pemesanan terus melonjak tajam. Konsumen di Jakarta dan Bangkok menyambut hangat kehadiran compact SUV yang ramah lingkungan ini.

Mengapa Indonesia dan Thailand Menjadi Prioritas?

Indonesia memiliki cadangan nikel yang melimpah, yang merupakan bahan baku utama baterai EV. Di sisi lain, Thailand memiliki ekosistem manufaktur otomotif yang sangat matang. Geely memanfaatkan keunggulan kedua negara ini secara cerdas dan strategis.

“Penyerahan ribuan unit ini adalah awal dari perjalanan panjang kami di ASEAN,” ujar perwakilan manajemen Geely dalam acara seremoni tersebut.

Selain itu, kebijakan insentif pemerintah di kedua negara sangat mendukung pertumbuhan kendaraan listrik. Hal ini membuat harga jual EX2 menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Hasilnya, momen Geely serahkan 5.000 unit EX2 ini berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala berarti.

Masa Depan Geely EX2 di Pasar Global

Setelah sukses di Indonesia dan Thailand, Geely berencana membawa model EX2 ke negara tetangga lainnya. Malaysia dan Vietnam kabarnya menjadi target distribusi selanjutnya pada kuartal mendatang. Namun, fokus utama saat ini tetap pada pemenuhan kuota pemesanan yang masih mengantre.

Geely juga terus melakukan inovasi pada fitur perangkat lunak di dalam EX2. Mereka rutin memberikan pembaruan sistem secara over-the-air (OTA) untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi. Langkah ini tentu membuat nilai jual kembali kendaraan ini tetap terjaga dengan baik.

Komitmen Hijau untuk Masa Depan

Kesuksesan saat Geely serahkan 5.000 unit EX2 di Indonesia dan Thailand menunjukkan bahwa masyarakat sudah siap beralih ke kendaraan listrik. Dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang, masa depan transportasi hijau terlihat semakin cerah.

Terakhir, Geely berharap langkah ini bisa menginspirasi produsen lain untuk mempercepat distribusi kendaraan ramah lingkungan. Jika tren ini terus berlanjut, target net-zero emission di kawasan Asia Tenggara akan lebih cepat tercapai dari perkiraan semula.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit
BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter
Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga
Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Raksasa Otomotif BYD China Kini Resmi Salip Produsen Global Penjualan Mobil Listrik
Dominasi Mobil Listrik dan Ratusan Debut Global di Beijing Auto Show 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB