iPhone 17e Harga 599 Dolar, Murah Tapi Banyak Kompromi Penting

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPhone 17e

iPhone 17e

Setelah libur Tahun Baru Imlek 2026, rumor soal iPhone “murah” kembali membuat ramai. Bukan karena Apple memberi diskon besar-besaran, melainkan karena kemunculan lini “e” yang disebut akan berlanjut lewat iPhone 17e. Pertanyaannya sederhana: apakah ini benar-benar pilihan hemat yang masuk akal, atau hanya terlihat murah di atas kertas?

Pada 19 Februari, Apple disebut mengejutkan pasar dengan ponsel berbiaya rendah. Banyak orang sebenarnya menunggu iPhone SE4 yang benar-benar baru, tetapi strategi yang beredar justru mengarah pada penyegaran kecil, bukan lompatan desain menyeluruh. Inilah yang membuat perdebatan muncul sejak awal.

Model “e” sebelumnya sempat dikritik karena dianggap bertahan pada desain layar yang terasa lawas dan refresh rate rendah. Namun Apple memilih penamaan iPhone 16e—nama yang dekat dengan lini utama iPhone 16—dan langkah branding itu ikut membantu model tersebut tetap menarik bagi konsumen yang ingin “rasa iPhone baru” dengan harga lebih ramah.

Berdasarkan bocoran rantai pasok yang disebut dibagikan ke Tencent News, Apple akan meneruskan tradisi menyegarkan kelas menengah sekitar akhir Februari dengan iPhone 17e. Yang langsung mengundang tanda tanya adalah harga bocornya: sekitar 599 dolar AS. Di rentang ini, pengguna mulai membandingkan ketat dengan Android 120 Hz dan bahkan dengan iPhone standar generasi terbaru.

Upgrade paling terlihat disebut ada di bagian depan: iPhone 17e diperkirakan pindah dari desain “poni” lama ke Dynamic Island. Ini memberi kesan modern, sekaligus mengisyaratkan Apple memanfaatkan jalur produksi layar iPhone 16 untuk menekan biaya. Secara visual, perubahan ini memang bisa terasa besar bagi pengguna yang sudah lama memegang iPhone generasi lama.

Namun kompromi utamanya kabarnya belum hilang: layar masih 60 Hz. Saat versi standar iPhone 17 disebut sudah memakai 120 Hz, keputusan mempertahankan 60 Hz membuat iPhone 17e terlihat seperti “dibatasi”. Dampaknya bukan cuma soal animasi yang kurang mulus, tetapi juga fitur layar tertentu—termasuk mode always-on—yang biasanya membutuhkan panel OLED dengan kecerahan sangat rendah (sekitar 1 nit) dan refresh rate adaptif 1–120 Hz.

Di sektor daya, baterai iPhone 17e diperkirakan 4.000 mAh, mirip iPhone 16e. Menariknya, seri “e” disebut punya daya tarik lain: bobot ultra-ringan sekitar 167 gram tetapi tetap irit dan tahan lama berkat efisiensi chip baru. Untuk sebagian pengguna, kombinasi ringan dan awet justru lebih penting daripada spesifikasi “wah”.

Kamera depan juga dirumorkan naik ke 18 MP, dengan sensor persegi yang mendukung Center Stage seperti seri iPhone 17. Sementara itu, kamera belakang kemungkinan tetap satu lensa 48 MP. Jumlah lensanya tidak berubah, tetapi sensor disebut disetel ulang agar lebih baik menangkap cahaya, sehingga kualitas foto malam bisa meningkat tanpa harus menambah modul kamera.

Dari sisi performa, iPhone 17e dikatakan memakai chip A19 versi “binned” (varian dengan clock lebih pendek) dan dipasangkan dengan RAM 8 GB agar sanggup menjalankan fitur Apple Intelligence. Jika rumor ini akurat, maka ponsel ini menargetkan pengguna yang ingin fitur AI Apple tanpa harus masuk ke kelas Pro.

Ada juga satu “kembalian” yang dianggap penting: magnet MagSafe di belakang untuk pengisian nirkabel, fitur yang disebut tidak tersedia di iPhone 16e. Di dunia aksesori iPhone, MagSafe sering jadi pembeda pengalaman, terutama bagi pengguna yang terbiasa memakai dudukan magnet atau charger magnetik.

Dengan harga 599 dolar untuk varian 128 GB (disebut setara sekitar 15,6 juta VND), iPhone 17e diposisikan sekitar 200 dolar lebih murah daripada iPhone 17 standar. Jadi, layak atau tidak bergantung pada prioritas: bila Anda mengincar Dynamic Island, performa baru, baterai awet, dan Apple Intelligence, iPhone 17e bisa masuk daftar. Tetapi bila 120 Hz, kamera ganda, dan fitur layar premium adalah kebutuhan, “murah”nya iPhone 17e bisa terasa sebagai kompromi yang terlalu besar.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Platform X Gencarkan Integrasi AI dan Inovasi Monetisasi Konten Bagi Kreator
SpaceX Terus Pacu Uji Coba Starship demi Ambisi Eksplorasi Antariksa Masa Depan
Terobosan AI Multimodal Generasi Baru Integrasikan Teks Gambar Video dan Suara
Teknologi AI Terbaru Kini Makin Real-Time dan Mampu Bertindak Secara Otomatis
NVIDIA Dominasi Pasar GPU AI Saat TSMC Genjot Produksi Chip 2nm
Meta Kembangkan Teknologi AI Generatif Konten Otomatis dan Avatar Digital Canggih

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Jumat, 24 April 2026 - 02:07 WIB

Platform X Gencarkan Integrasi AI dan Inovasi Monetisasi Konten Bagi Kreator

Jumat, 24 April 2026 - 02:07 WIB

SpaceX Terus Pacu Uji Coba Starship demi Ambisi Eksplorasi Antariksa Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 01:56 WIB

Terobosan AI Multimodal Generasi Baru Integrasikan Teks Gambar Video dan Suara

Jumat, 24 April 2026 - 01:55 WIB

Teknologi AI Terbaru Kini Makin Real-Time dan Mampu Bertindak Secara Otomatis

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB