Pemerintah Kota Padang menerima bantuan tahap I dari pemerintah pusat untuk penanganan rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini difokuskan pada kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang, serta turut menyasar wilayah terdampak di beberapa provinsi.
Untuk Kota Padang, total bantuan yang disebut disalurkan mencapai Rp4,53 miliar. Rinciannya: sekitar Rp3,72 miliar untuk 248 kepala keluarga kategori rusak ringan, serta sekitar Rp810 juta untuk 27 kepala keluarga kategori rusak sedang.
Skema bantuannya berbentuk stimulan perbaikan rumah. Penerima kategori rusak ringan disebut mendapatkan Rp15 juta, sedangkan kategori rusak sedang Rp30 juta. Harapannya, dana ini dapat membantu warga memperbaiki rumah secara bertahap agar kembali aman ditempati.
Penyerahan bantuan dilakukan secara virtual dan disaksikan oleh pimpinan daerah setempat bersama pejabat terkait. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi karena bantuan langsung menyentuh kebutuhan mendasar warga setelah bencana yang terjadi pada periode sebelumnya.
Selain perbaikan rusak ringan dan sedang, pemerintah daerah juga mendorong dukungan untuk percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga dengan kerusakan berat. Lahan untuk huntap disebut sudah disiapkan di beberapa lokasi, sehingga ketika dukungan pusat turun, proses pembangunan bisa dipercepat.
Di tingkat nasional, pemerintah pusat menekankan bahwa bantuan stimulan ini diharapkan membuat masyarakat bisa segera memulihkan kondisi tempat tinggal dan kembali beraktivitas normal. Program seperti ini juga menuntut pengawasan ketat agar penyaluran tepat sasaran dan perbaikan berjalan sesuai standar.






