Sekdaprov Sumbar Minta Pers Utamakan Kebenaran daripada Kecepatan Informasi

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Sumbar Minta Pers Utamakan Kebenaran

Sekdaprov Sumbar Minta Pers Utamakan Kebenaran

Di tengah gempuran arus informasi yang sangat masif di media sosial, peran media massa menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, Sekdaprov Sumbar minta pers utamakan kebenaran dalam setiap produk jurnalistik yang dihasilkan. Pesan ini disampaikan untuk menjaga integritas informasi di tengah masyarakat Sumatera Barat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Hansastri, menekankan bahwa kecepatan bukan lagi satu-satunya tolok ukur kesuksesan sebuah media. Menurut beliau, akurasi data tetap menjadi panglima tertinggi dalam dunia kewartawanan.

Pentingnya Akurasi di Era Disrupsi Informasi

Saat ini, banyak media berlomba-lomba menjadi yang pertama dalam menayangkan berita. Namun, kompetisi ini seringkali mengabaikan proses verifikasi yang ketat. Sekdaprov Sumbar minta pers utamakan kebenaran agar masyarakat tidak terjebak dalam kebingungan akibat berita yang belum tentu valid.

“Kecepatan memang penting, tetapi kebenaran informasi adalah hal yang mutlak. Jangan sampai demi mengejar clickbait, kita justru mengorbankan kualitas,” ujar Hansastri dalam sebuah pertemuan resmi dengan insan pers di Padang.

Beliau menambahkan bahwa kredibilitas media dipertaruhkan setiap kali mereka memublikasikan sebuah berita. Sekali sebuah media menyebarkan informasi yang salah, kepercayaan publik akan sulit untuk dipulihkan kembali.

Tantangan Menghadapi Berita Hoaks

Fenomena hoaks menjadi ancaman serius bagi persatuan bangsa. Hansastri melihat bahwa pers memiliki tanggung jawab moral sebagai penjernih informasi. Melalui imbauan Sekdaprov Sumbar minta pers utamakan kebenaran, diharapkan jurnalis dapat melakukan cek fakta secara mendalam sebelum menyiarkan berita ke publik.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa verifikasi data sangat penting bagi media:

  • Menjaga Marwah Profesi: Jurnalisme adalah profesi yang terikat dengan kode etik.

  • Menghindari Konflik Sosial: Berita yang salah dapat memicu perpecahan di masyarakat.

  • Membangun Literasi Publik: Media yang akurat akan mendidik pembaca untuk berpikir kritis.

  • Melawan Arus Disinformasi: Pers menjadi benteng pertahanan terakhir terhadap serangan hoaks.

Kolaborasi Pemerintah dan Insan Pers

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus mendukung keterbukaan informasi publik. Namun, dukungan ini harus dibarengi dengan profesionalisme dari para awak media. Selain itu, kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan pers akan menciptakan iklim demokrasi yang lebih baik.

“Kami sangat terbuka dengan kritik yang membangun. Namun, sampaikanlah kritik tersebut berdasarkan data yang akurat dan bukan asumsi semata,” lanjutnya. Hal ini selaras dengan poin utama di mana Sekdaprov Sumbar minta pers utamakan kebenaran demi kemajuan pembangunan di daerah.

Kualitas adalah Investasi Jangka Panjang

Pada akhirnya, pembaca yang cerdas akan memilih media yang dapat dipercaya. Media yang konsisten menyajikan fakta valid akan bertahan lebih lama dibandingkan media yang hanya mengandalkan sensasi. Pesan bahwa Sekdaprov Sumbar minta pers utamakan kebenaran adalah pengingat penting bagi seluruh praktisi komunikasi di ranah Minang.

Dengan mengutamakan kebenaran, pers tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi pengawasan sosial yang efektif. Mari kita bangun Sumatera Barat dengan informasi yang jernih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026
Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi
Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat
Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global
Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah
Kecelakaan Kendaraan Pribadi di Jalur Antar Kota Meningkat Pengendara Wajib Waspada
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai Berlaku di Tengah Fluktuasi Pangan
Hari Malaria Sedunia 25 April Kembali Soroti Tantangan Kesehatan Global Terbaru

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Daya Beli Warga Kota Besar Menurun UMKM Keluhkan Kenaikan Biaya Produksi

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kasus ISPA dan Demam Melonjak Akibat Cuaca Buruk Pemerintah Imbau Pola Sehat

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

Kegiatan Sekolah dan Ujian Nasional Berjalan Normal di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 25 April 2026 - 19:18 WIB

Digitalisasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum Mulai Diterapkan di Sejumlah Daerah

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB