Toyota disebut mulai menuai hasil dari pembaruan besar pada SUV listriknya. Setelah debut awal yang dinilai kurang mulus pada generasi sebelumnya, model bZ versi terbaru dikabarkan mencatat awal penjualan yang lebih meyakinkan di Amerika Serikat.
Dalam data penjualan Januari yang beredar, Toyota disebut melepas 2.769 unit bZ di AS. Angka itu dinilai menempatkannya di atas beberapa rival, termasuk Hyundai Ioniq 5 dan Ford Mustang Mach-E pada periode yang sama.
Kinerja tersebut disebut dipengaruhi oleh serangkaian peningkatan yang menyasar titik kritis kendaraan listrik: jarak tempuh, pengisian daya, serta pembaruan kabin. Toyota bZ versi 2026 disebut memiliki jarak tempuh hingga sekitar 505 km, meningkat signifikan dibanding pendahulunya.
Untuk pengisian, mobil ini disebut sudah mengadopsi port NACS bawaan agar kompatibel dengan jaringan pengisian cepat yang luas. Dalam kondisi ideal, Toyota mengklaim pengisian dari 10% ke 80% dapat ditempuh sekitar 30 menit.
Di sisi performa, varian penggerak empat roda disebut kini bertenaga 338 hp, meningkat tajam dibanding generasi sebelumnya. Sementara varian penggerak roda depan dikabarkan berada di 221 hp, juga lebih tinggi dari model pendahulu.
Pembaruan interior ikut menjadi sorotan, termasuk layar multimedia 14 inci, pengisi daya nirkabel ganda, serta desain dasbor yang disegarkan. Sejumlah fitur keselamatan juga disebut masuk paket standar, termasuk Toyota Safety Sense 3.0.
Dari sisi harga, bZ 2026 dikabarkan dibuka mulai sekitar US$34.900, dengan adanya insentif tertentu yang dapat menurunkan harga efektif. Toyota juga disebut menyiapkan tambahan model listrik lain dalam waktu dekat untuk memperkuat portofolio EV-nya.






