V-Green Bangun 99 Supercharger Nasional untuk Dukung Ekosistem EV Vietnam

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vietnam akan memperluas infrastruktur kendaraan listriknya lewat pembangunan 99 stasiun pengisian super cepat yang diumumkan oleh V-Green. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat perjalanan jarak jauh pengguna mobil listrik, sekaligus memberi sinyal bahwa pasar EV di negara itu sedang bergerak ke fase yang lebih matang.

V-Green menyiapkan investasi sekitar 10.000 miliar dong untuk mewujudkan jaringan tersebut. Seluruh stasiun akan ditempatkan di sepanjang jalan nasional dan provinsi dengan jarak yang dirancang tetap masuk akal bagi pengguna kendaraan listrik. Dengan begitu, pengemudi tidak perlu berjudi dengan sisa baterai hanya untuk mencari titik pengisian berikutnya.

Setiap stasiun direncanakan memiliki 100 gun pengisian berdaya 150 kW. Kapasitas sebesar ini memungkinkan hingga 100 kendaraan dilayani dalam waktu bersamaan. Perusahaan mengklaim sistem tersebut dapat memberikan energi yang cukup bagi mobil untuk melanjutkan perjalanan hanya dalam waktu sekitar 15 menit, sebuah target yang jelas diarahkan untuk menciptakan pengalaman isi daya yang makin praktis.

Jaringan supercharger ini akan menjangkau 34 provinsi dan kota di seluruh Vietnam. Penyebaran tersebut menunjukkan bahwa proyek tidak hanya berfokus pada kota-kota besar, tetapi juga mencoba menjawab kebutuhan mobilitas antarwilayah. Strategi seperti ini penting bila VinFast dan pemain EV lain ingin membuat kendaraan listrik benar-benar terasa usable, bukan cuma keren saat diparkir di mal.

Salah satu poin menarik dari proyek ini adalah penggunaan energi bersih. V-Green menyebut semua stasiun akan memakai tenaga angin dan tenaga surya, lalu menyimpannya melalui sistem battery energy storage system atau BESS yang dikembangkan oleh VinFast. Pendekatan ini membuat jaringan pengisian bukan hanya mendukung elektrifikasi transportasi, tetapi juga berusaha menekan jejak emisi dari sisi pasokan energi.

Pihak V-Green menilai model pengisian super cepat dan rendah emisi ini akan membantu Vietnam bergerak menuju target Net Zero 2050. Dalam konteks yang lebih luas, proyek ini bukan sekadar urusan infrastruktur komersial, tetapi juga bagian dari narasi nasional tentang transisi energi dan pengurangan emisi karbon.

Pada akhir 2025, V-Green disebut telah menyelesaikan perencanaan 150.000 port pengisian untuk sepeda motor listrik dan mobil listrik di Vietnam. Memasuki fase baru, fokus investasi mereka kini bergeser lebih berat ke stasiun supercharge untuk mobil, sembari tetap memperluas jaringan penukaran baterai bagi sepeda motor listrik.

Jika pembangunan 99 stasiun ini berjalan sesuai target pada 2026, maka VinFast dan V-Green akan memiliki fondasi ekosistem yang semakin kuat. Jaringan luas, waktu pengisian yang singkat, dan dukungan energi bersih bisa menjadi kombinasi penting untuk mempercepat adopsi mobil listrik di Vietnam. Pada akhirnya, pertarungan EV bukan cuma soal mobilnya siapa yang laku, tapi juga siapa yang paling siap menyediakan colokan saat baterai mulai panik.

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Huawei hingga Xiaomi Pamer Navigasi AI dan Deteksi Emosi Pengemudi
Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit
BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter
Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga
Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan
Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih
Raksasa Otomotif BYD China Kini Resmi Salip Produsen Global Penjualan Mobil Listrik
Dominasi Mobil Listrik dan Ratusan Debut Global di Beijing Auto Show 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

Registrasi Tesla di California Anjlok 24 Persen Akibat Harga dan Bunga Kredit

Sabtu, 25 April 2026 - 19:34 WIB

BYD Sealion 08 Debut di Beijing SUV Listrik Bongsor Sepanjang 5 Meter

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Jaguar Land Rover Recall 170 Ribu SUV Hybrid Akibat Risiko Hilang Tenaga

Sabtu, 25 April 2026 - 19:33 WIB

Krisis Minyak Global Pacu Adopsi Mobil Listrik dan Evaluasi Subsidi Kendaraan

Jumat, 24 April 2026 - 02:08 WIB

Tesla Percepat Pengembangan Teknologi AI Self Driving yang Semakin Canggih

Berita Terbaru

Alternatif Bahan Bakar Selain

Berita

Alternatif Bahan Bakar Selain Pertamina Dex Terbaru 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:42 WIB