Volkswagen memperkenalkan ID. Unix 08, SUV listrik murni yang dikembangkan khusus untuk pasar China. Model ini langsung mencuri perhatian karena menampilkan kabin yang sangat digital, lengkap dengan dua layar besar 14,96 inci serta desain interior yang menunjukkan betapa seriusnya Volkswagen menyesuaikan produknya dengan selera konsumen China.
Salah satu sorotan utama kendaraan ini ada pada sektor kokpit. Volkswagen menanamkan dua layar tengah beresolusi 2.4K berukuran 14,96 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci. Mayoritas kontrol di area tengah dibuat berbasis sentuhan, sehingga tombol fisik hanya tersisa dalam jumlah terbatas pada setir dan pintu.
Konsep ini memperlihatkan perubahan pendekatan Volkswagen di pasar China. Jika sebelumnya banyak model global dibawa dengan penyesuaian terbatas, kini perusahaan tampak lebih siap menciptakan kendaraan yang disesuaikan sejak awal untuk kebutuhan lokal, terutama pada aspek layar besar, konektivitas cerdas, dan pengendalian berbasis digital.
Selain layar, interior ID. Unix 08 juga dibekali berbagai fitur premium. Mobil ini memiliki atap kaca panorama seluas 1,74 meter persegi, dua titik pengisian daya nirkabel, baki lipat untuk penumpang belakang, sistem audio 20 speaker, dan jok kulit yang bisa diatur secara elektrik dalam 10 arah.
Dari sisi dimensi, SUV listrik ini memiliki panjang 5.000 mm dan jarak sumbu roda 3.030 mm. Ruang bagasinya juga tergolong lega karena bisa diperbesar hingga 1.845 liter saat kursi belakang dilipat. Angka ini menempatkan model tersebut sebagai kendaraan yang tidak hanya mengandalkan tampilan teknologi, tetapi juga nilai praktis untuk penggunaan harian.
Volkswagen menyebut ID. Unix 08 hadir dalam opsi satu motor maupun dua motor listrik. Sementara untuk baterai, tersedia pilihan 82 kWh dan 95 kWh. Varian tertingginya diklaim mampu menempuh jarak hingga 730 kilometer berdasarkan standar CLTC, angka yang tentu menarik di pasar yang sangat memperhatikan efisiensi dan daya jelajah.
Model ini dikembangkan oleh perusahaan patungan Volkswagen Anhui bersama Xpeng. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa produsen asal Jerman itu kini semakin fleksibel dalam mengembangkan produk untuk China, termasuk melalui pendekatan kerja sama lokal agar mobil yang dihasilkan lebih dekat dengan kebutuhan pasar setempat. Intinya, ini bukan lagi strategi “satu resep untuk semua negara”.
Dengan hadirnya ID. Unix 08, Volkswagen tampak ingin menegaskan bahwa pasar China bukan sekadar tempat menjual mobil, tetapi juga pusat eksperimen dan adaptasi produk. Jika strategi ini berhasil, model seperti ID. Unix 08 bisa menjadi contoh bagaimana pabrikan global harus lebih lincah membaca selera konsumen di pasar kendaraan listrik yang bergerak sangat cepat.






